PUISI "KEMBALILAH"
Diatas kayu jendela rapuh ini
Kukembalikan memori-memori
Tentang kau dan aku
Hujan seolah ikut membahasi pipi
Larutku dalam bayang-bayangmu
Tertundukku menanti masa itu datang lagi
Berharap kau akan segera datang dan kembali
Bodoh... Kejadian itu tak akan kembali
Kau bagai petir
Menyambar relung hati terdalam
Kau bukan hujan
Kau tak kembali meski tlah jatuh
Kau tak kembali
Meski kau tahu aku sedang menunggu
Kau bukan pelangi
Yang mewarnai setelah lara datang
Hitam tetap hitam
Gelap tetap gelap
Dulu...
Dibawah pohon-pohon
Menetes air dengan deras
Berharap agar tetap kering
Tak masalah bagiku
Asal kau selalu bersama
Menunggu bersama
Tertawa bersama
Aku Rindu....
Komentar
Posting Komentar