Blur Story

Hai hai para penjelajah blog!!
Aku pengen share sedikit nih tentang perbincanganku dengan salah satu temanku. Yups, topiknya tentang seorang anak yang dipaksa belajar demi untuk menjaga kehormatan keluarganya. Jadi ada anak yang nggak begitu mahir di dalam pelajaran matematika. Akhirnya mau nggak mau dia harus mengatrol nilainya dengan belajar keras. Dia memilih salah satu bimbel yang khusus belajar tentang matematika. Semenjak dia masuk di bimbel itu dia jadi mahir banget nih jawab soal matematika, nggak ada yang menyangka sama sekali. Lama setelah dia di bimbel itu, kepribadiannya jadi berubah. Cenderung pendiam dan sangat pemilih dalam mencari partner berbicara. Sampai-sampai ibunya saja dia anggap tak sebanding malah sampai nggak mau ngobrol lagi. Akhirnya, karena si ibu merasa bahwa anaknya mengalami perubahan yang cukup mengkhawatirkan dibawalah dia ke psikiater. Dan ternyataaaaaa.... dia terkenaaaaaaaaaa... sedikit gangguan mental karena dia terlalu stres dan terlalu dikekang. Anak sekecil dia harus mengalami hal yang sebegitu beratnya. Dan menurut cerita gangguan itu tidak bisa hilang begitu saja. Hanya waktu yang bisa menyembuhkan itu semua. Menurut kalian gimana?
Jujur kalo aku pribadi lebih suka kebebasan yang bertanggung jawab. Sejak kecil aku juga lumayan ditekan kalo soal pelajaran karena nilaiku yang acak adul. Bahkan sempet dulu kelas 2 SD mendapat nilai 2 (DUA). Whattt?? syok dong yaa. Dari situlah aku bertekad kuat untuk tidak kembali mendapatkan angka yang mengerikan itu. Orang tua lebih cenderung memberi kebebasan sih. Aku hanya diberi tujuan/target, bagaimana cara untuk mencapai tujuan itu ya diserahkan ke aku. Tak lepas juga dari pengawasan dan pengawalan kedua orang tua tentunya. Karena bapak dan ibu sangat menjunjung tinggi pendidikan. Beliau tidak pernah mengajariku untuk menjadi orang yang kaya (harta) atau menjadi orang yang terpandang. Tapi, beliau selalu mengajari dan menekankan untuk menjadi orang yang berguna bagi sekitarku khususnya.
Kalo stres karna belajar mungkin iya, tapi kalo sampe stres berat dan tertekan sampe terkena gangguan alhamdulillah belum pernah mengalami. Aku berprinsip bahwa apapun yang kita lakukan harus dilakukan dengan cara yang terbaik. Mau seperti apapun hasilnya yang penting kita sudah mengeluarkan cara terbaik kita itu lebih melegakan. Karena hidup juga tidak terlepas dari keberuntungan. Jadi, mau tidak mau ya kita harus setuju dengan kata-kata bahwa "orang pintar itu kalah sama orang bejo". So, jalani hidup kalian dengan cara terbaik kalian. Nikmati setiap derup langkah kakimu serta syukurilah setiap helaan nafasmu. Hiduplah dengan bahagia!

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Jathilan Putri Jaranan Senterewe Kenya Mayangkara

Postingan Pertama

Ilmu Perpustakaan? Mimpi Siapa?